logo

SELAMAT

Selamat Atas Dilantiknya Dr. H. Hasbi Hasan, M.H sebagai Sekretaris Mahkamah Agung RI
SELAMAT

8 Nilai Utama Mahkamah Agung RI

Delapan Nilai Utama yang Harus di Internalisasi dan di Implementasikan Sehingga Menjadi Ruh Setiap Insan Peradilan
8 Nilai Utama Mahkamah Agung RI

ZONA INTEGRITAS

Pengadilan Tinggi Agama Pontianak konsisten membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih & Melayani (WBBM)
ZONA INTEGRITAS

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

SIWAS

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
SIWAS

e-Court Mahkamah Agung RI

e-Court Mahkamah Agung RI adalah layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Berpekara secara Elektronik yang dilakukan dengan saluran elektronik : e-Filling (Pendaftaran Perkara Online), e-Payment (Pembayaran Panjar Biaya Perkara Online), dan e-Summons (Pemanggilan Pihak secara Online)
e-Court Mahkamah Agung RI
Selamat datang di website resmi Pengadilan Tinggi Agama Pontianak || Mari berpartisipasi dalam e-survey PTA Pontianak, penilaian anda mejadi motivasi peningkatan kinerja kami || Turut Berduka Cita Atas Meninggalnya Ayah dari Evi Novianti, S.E.

Written by Super User on . Hits: 141

"Telur dadar gosong"

oleh Dalih Effendy


Sahabat, yuk kita bangun kemesraan dalam rumah tangga dg membangun kebersamaan melaui sikap dan ucap yang penuh penghargaan, meski tidak setiap hari kita berkumpul bersama keluarga. Kebahagiaan dlm rumah tangga kita yang menciptakan, hadirkan menjaga rasa untuk tidak ada yang tersinggung, tanamkan keteladanan bagi anggota keluarga akan sikap penghargaan dari hal yang kecil sekalipun.

Sahabat! Ini cerita teman. Anaknya berkisah, setiap nhari, ibu menyediakan kami sarapan dan makan
malam. Suatu malam, ibu menghidangkan masakan sayur lodeh dan telur dadar. Namun malam itu, telur dadarnya
GOSONG dan tetap dihidangkan karena tidak ada cadangannya.

Saat ayah menyantap telur, saya meliriknya dari samping meja makan untuk menunggu reaksi ayah terhadap sajian ibu.

Subhanallah, ayah dengan lahap menyantap habis makanan yang disajikan, termasuk telur dadar yang gosong. Dia tersenyum pada ibu, dan tidak lupa menanyakan kegiatan sekolahku.

Sahabat! Saya tidak ingat persis apa yang dikatakan ayah malam itu. Tetapi saya melihatnya menikmati telur dadar yang gosong. Perilaku ayah di malam itu mengusik keingintahuanku.

Ketika beranjak dari meja makan, malam itu, saya mendengar ibu meminta maaf pada ayah karena telur dadar yang gosong itu.

Satu hal yang tidak pernah saya lupakan adalah tuturan yang ayah katakan pada ibu. Katanya, Bunda, jangan khawatir, aku suka telur dadar yang gosong.

Sebelum tidur, saya menyapa ayah, lalu bertanya apakah ayah benar-benar menyukai telur dadar gosong.

Ayah memeluk saya erat, lalu berkata, Nak, ibumu sudah bekerja keras sepanjang hari, dan dia pasti benar-benar lelah. Jadi memakan telur dadar gosong masakannya tidak akan menyakiti siapa pun. Bukankah telur dadar gosong malam itu hanya sekali dari puluhan tahun ibu memasak untuk ayah.

Nak, tahukah kamu bahwa hal yang menyakiti hati seseorang itu adalah perlakuan kita yang sulit menerima kekurangan orang lain, terutama sambil BERKATA KASAR. Lanjut ayah, dan nasihat yang lain.

Nak, kamu pasti tahu bahwa hidup itu penuh dengan banyak kekurangan, dan ketidaksempurnaan; dan ayah juga bukan orang yang terbaik dalam segala hal.

Sahabatlku, menerima kekurangan orang lain adalah kunci terpenting untuk mewujudkan hubungan yang sehat, hangat, dan harmonis.

Sahabat! Hidup ini terlalu sulit dan menyedihkan untuk diisi dengan kebencian karena kekurangan, permusuhan, dan pemaksaan kehendak pada orang lain.

Terimalah orang lain dengan segala kekurangannya.

Sahabatku! Bukankah kesempurnaan itu justru terlahir dari kelapangan hati kita menerima kekurangan.

Pepatah bijak mengingatkan bahwa *jika kamu tidak mendapatkan atau tidak memiliki apa yang kamu sukai, maka sukai, dan nikmatilah apa yang kamu dapatkan-miliki saat ini, walaupun ia dengan segala ketidaksempurnaannya".

Pontianak, 25 Nov. 2020
(def)

© 2019 Pengadilan Tinggi Agama Pontianak

  w3c html 5 iconfinder 2018 social media popular app logo facebook 3225194  iconfinder 2018 social media popular app logo twitter 3225183  iconfinder 2018 social media popular app logo instagram 32251911  iconfinder 2018 social media popular app logo youtube 32251802