logo

8 Nilai Utama Mahkamah Agung RI

Delapan Nilai Utama yang Harus di Internalisasi dan di Implementasikan Sehingga Menjadi Ruh Setiap Insan Peradilan
8 Nilai Utama Mahkamah Agung RI

Selamat & Sukses

Atas Pengukuhan YM Prof. Dr. H. Muhammad Syarifuddin, S.H., M.H. sebagai Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro
Selamat & Sukses

ZONA INTEGRITAS

Pengadilan Tinggi Agama Pontianak konsisten membangun Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), Wilayah Birokrasi Bersih & Melayani (WBBM)
ZONA INTEGRITAS

Aplikasi SIPP

Aplikasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), merupakan aplikasi administrasi dan penyediaan informasi perkara baik untuk pihak internal pengadilan, maupun pihak eksternal pengadilan. Pengunjung dapat melakukan penelusuran data perkara (jadwal sidang sampai dengan putusan) melalui aplikasi ini.
Aplikasi SIPP

SIWAS

Aplikasi yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung RI, untuk melaporkan suatu perbuatan berindikasi pelanggaran yang terjadi di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia atau Peradilan dibawahnya.
SIWAS

e-Court Mahkamah Agung RI

e-Court Mahkamah Agung RI adalah layanan bagi Pengguna Terdaftar untuk Berpekara secara Elektronik yang dilakukan dengan saluran elektronik : e-Filling (Pendaftaran Perkara Online), e-Payment (Pembayaran Panjar Biaya Perkara Online), dan e-Summons (Pemanggilan Pihak secara Online)
e-Court Mahkamah Agung RI
Selamat datang di website resmi Pengadilan Tinggi Agama Pontianak ||

Written by Super User on . Hits: 36

PENDAMPINGAN PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS

PADA PENGADILAN AGAMA SEKALIMANTAN BARAT

 

Pontianak | www.pta-pontianak.go.id.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Dr. Drs. H. Muh. Abduh Sulaeman, S.H., M.H. didampingi oleh Tim Pendamping Pembangunan Zona Integritas melaksanakan kegiatan Pendampingan Pembangunan Zona Integritas Pada Pengadilan Agama Se-Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada Kamis (18/02/2021) siang melalui daring media video conference meeting.

Acara dipandu oleh Sekretaris Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, H. Nursani, S.H., yang pada sesi pertama kegiatan ini diawali dengan Satker Pengadilan Agama Ketapang diminta untuk menyampaikan pemaparan trik dan tips keberhasilan Pengadilan Agama Ketapang meraih predikat Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK). Dalam penyampaian Ketua Pengadilan Agama Ketapang H. Moh. Muhibuddin, S.Ag., S.H., M.Si.  dua hal yaitu Kita pasti bisa dan Bersama Allah Pasti kita bisa.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Dr. Drs. H. Muh. Abduh Sulaeman, S.H., M.H. dalam Pendampingan Pembangunan Zona Integritas menyampaikan pemaparan pada Pengadilan Agama Se-Kalimantan Bara sebagai berikut:

  1. Pembangunan Zona integritas bukan sebuah program yang sifatnya insidentil tetapi pada hakekatnya merupakan program yang sifatnya ritunitas meskipun ada beberapa kegiatan yang sifatnya berkala. Tetapi pada hakekatnya pembangunan ZI itu merupakan tugas keseharian seluruh apartur pengadilan. Artinyan pembangunan ZI tidak boleh berhenti tetapi harus berjalan terus dan epidennya ter update terus.
  2. Dalam kaitannya dengan penilaian Pembangunan Zona Integritas PTA Pontianak telah membentuk Tim pendampingan untuk satker yang ada di Wilayah PTA Pontianak. Tim ini bertugas melakukan pendampingan berdasarkan tahapan penilaian pembangunan ZI mulai dari tahapan penilaian mandiri oleh satker maasing-masing. Penilaian oleh TPI dalam hal ini Bawas, tahapan pelaksanan survey dan tahapan pemaparan di hadapan TPN.
  3. Pada minggu-minggu terakhir ini kita berada pada tahapan penilaian mandiri untuk selanjutnya menhadapi penilaian oleh TPI. Ini berarti kita berada pada tahap pemenuhan epiden. Dalam kaitannya dengan pemenuhan epiden ini ada tiga aspek yang perlu diperhatikan yaitu aspek keterpenuhan, aspek kualitas dan aspek inplementatif. Selama ini ada dugaan epiden yang ada sekarang hanya aspek keterpenuhan dan kurang melihat aspek kualitas epiden dan aspek inplementatif. Karena itu harus dilakukan perlawanan lebih lanjut agar epiden kita lebih berkualitas agar benar-benar epiden tersebut dapat memberi jawaban atas pertanyaan untuk masing-masing indikator. Selain itu juga diperlukan aspek inplementatif artinya epiden yang memerlukan inplemnetasi harus dilengkapi dengan epiden yang bersifat inplementatif.

Setelah pemaparan Dr. Drs. H. Muh. Abduh Sulaeman, S.H., M.H. Acara diakhiri dengan mengucapkan yel-yel : “Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Berintegritas, Profesional, Yes…Yes…Yeessss(et).

Add comment


Security code
Refresh

© 2019 Pengadilan Tinggi Agama Pontianak

  w3c html 5 iconfinder 2018 social media popular app logo facebook 3225194  iconfinder 2018 social media popular app logo twitter 3225183  iconfinder 2018 social media popular app logo instagram 32251911  iconfinder 2018 social media popular app logo youtube 32251802