• Peningkatan Disiplin Kerja Pegawai Bermula dari Absen

    Peningkatan Disiplin Kerja Pegawai Bermula dari Absen

  • Sosialisasi Perma Nomor 14 Tahun 2016 di PTA Pontianak

    Sosialisasi Perma Nomor 14 Tahun 2016 di PTA Pontianak

  • Hakim Agung MA Kunjungi Tempat Bersejarah di Kota Pontianak

    Hakim Agung MA Kunjungi Tempat Bersejarah di Kota Pontianak

  • Tradisi Idul Adha, PTA Pontianak Potong 2 Ekor Sapi

    Tradisi Idul Adha, PTA Pontianak Potong 2 Ekor Sapi

  • Ketua dan Wakil Ketua PTA Pontianak Kebagian Hadiah

    Ketua dan Wakil Ketua PTA Pontianak Kebagian Hadiah

Fokus Peradilan

Pontianak | www.pta-pontianak.go.id

Untuk pertama kalinya setelah resmi berubah nama dan beralih status usaha dari konvensional ke syariah, Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Syariah Al-Amanah Pengadilan Tinggi Agama Pontianak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk Tahun Buku 2017 di ruang Aula Pengadilan Tinggi Agama Pontianak pada Senin (26/2) pagi.

Setelah dibuka oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Drs. H. Insyafli, S.H.M.HI, acara dilanjutkan dengan mendengarkan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus KPN Syariah Al-Amanah yang langsung dibacakan oleh Ketua KPN Syariah Al-Amanah Roni Kurniawan, S.Kom. Dalam laporannya, pria yang baru setahun menjabat ini memaparkan program kerja yang telah dilaksanakan selama tahun 2017. Beliau berterima kasih atas dukungan dari pembina KPN Syariah Al-Amanah dan partisipasi dari seluruh anggota yang turut serta dalam menyukseskan program kerja yang telah dibuat dan menjadi komitmen bersama.

Terjadi peningkatan dari simpanan sukarela anggota sebesar 10 % dari tahun sebelumnya. Namun dari sisi peningkatan pinjaman tidak terlalu signifikan hanya sebesar 2,5 %. Menurut Roni Kurniawan, S.Kom hal ini disebabkan faktor modal koperasi yang berkurang drastis oleh karena banyak sekali anggota pada tahun 2017 yang harus dikembalikan sedangkan animo anggota untuk melakukan peminjaman sangatlah besar sehingga terjadi antrian peminjaman.

Kedepan pengurus berusaha untuk lebih meningkatkan pelayanan terhadap anggota dengan menciptakan inovasi sebagaimana sambutan Wakil ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak yang mengatakan bahwa Koperasi harus mampu membaca peluang, apalagi di dalam Al-Qur'an banyak sekali ayat-ayat yang menjelaskan tentang ekonomi islam dan baginda Nabi Muhammad SAW adalah seorang ekonom besar. Jadi koperasi harus belajar dari apa yang telaah diajarkan nabi. (Roni)

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2017

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 5

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK