• PTA Pontianak Ikut Serta Dalam Upacara Peringatan Hari Jadi Mahkamah Agung ke-73

  • Ketua PTA Pontianak Pimpin Upacara HUT Proklamasi RI ke-73

  • Penilaian Kesiapan Pengadilan Agama dalam Implementasi PTSP

    Penilaian Kesiapan Pengadilan Agama dalam Implementasi PTSP

  • PTA Pontianak Gelar Tasyakuran Atas Raihan 2 Nikmat

    PTA Pontianak Gelar Tasyakuran Atas Raihan 2 Nikmat

  • Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Pranata Komputer PTA Pontianak

    Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Jabatan Pranata Komputer PTA Pontianak

Fokus Peradilan

 

Pontianak | www.pta-pontianak.go.i

Sebanyak 21 orang CPNS / CAKIM se-wilayah Pengadilan Tinggi Agama Pontianak melakukan silahturahmi ke Pengadilan Tinggi Agama Pontianak pada Senin (2/4) pagi. Bertempat di ruang Aula, koordinator dari CPNS / CAKIM menyampaikan maksud dan tujuan serta mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak selaku orang tua terhadap anaknya.

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Drs. H. Maslihan Saifurozzi, SH.,MH. yang memberikan pembinaan dan sekaligus pengarahan mengingatkan kepada para calon Hakim untuk selalu bersyukur, apalagi ditempatkan di wilayah Kalimantan Barat yang daerahnya aman, masyarakatnya yang ramah dan mudah untuk dijangkau dengan transportasi udara maupun darat. seraya membandingkan apabila para calon hakim ini ditempatkan di wilayah Indonesia timur seperti di Ambon atau Papua.

Lebih lanjut, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak berharap para calon Hakim dalam menjalankan tugasnya untuk selalu memegang teguh kode etik hakim. Yang terpenting dalam hal ini adalah yang terkait dengan pelanggaran moral. Karena banyak kasus yang kita baca dan dengar, aparat peradilan agama lebih banyak melakukan pelanggaran yang terkait moral dibanding korupsi atau penyuapan.

Sebagai wakil Tuhan didunia, para calon Hakim harus fokus dalam memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan dengan sebaik-baiknya melalui putusan yang berkeadilan, mempunyai kepastian hukum dan berasas manfaat. Untuk itu, para calon Hakim harus banyak belajar mengenai administrasi peradilan dan teknis yustisi atau hukum acara baik hukum formil maupun hukum materiil.

Selain itu, seorang hakim tupoksinya tidak hanya sebatas memeriksa dan memutus perkara. Akan tetapi hakim juga turut membantu pimpinan dalam proses pengawasan, maka dari itu hakim harus juga menguasai pekerjaan di bidang administrasi kesekretariatan.

Seusai mendapatkan pembinaan dan pengarahan dari ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, para calon hakim ini sebagian besar langsung menuju satker tempat tugas masing-masing. (Roni)

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2017

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 5

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK