• Komisi Informasi Lakukan Visitasi Layanan Informasi PTA Pontianak

    Komisi Informasi Lakukan Visitasi Layanan Informasi PTA Pontianak

  • Hadapi Lomba, Pengelola Website PTA Pontianak Lakukan Monitoring dan Evaluasi

    Hadapi Lomba, Pengelola Website PTA Pontianak Lakukan Monitoring dan Evaluasi

  • Berita Yang Ditulis Eet Mulyati, Terpilih Menjadi Yang Terbaik

    Berita Yang Ditulis Eet Mulyati, Terpilih Menjadi Yang Terbaik

  • Latih Jurnalis, PTA Pontianak Hadirkan Pemred Koran Terkemuka

    Latih Jurnalis, PTA Pontianak Hadirkan Pemred Koran Terkemuka

  • 3 Hal Yang Cukup Menghibur Dr. Drs. H. Insyafli, M.H.I. Selama Bertugas Di Pontianak

    3 Hal Yang Cukup Menghibur Dr. Drs. H. Insyafli, M.H.I. Selama Bertugas Di Pontianak

Fokus Peradilan

 

Pontianak | www.pta-pontianak.go.id

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak pada Senin (12/02) pagi memimpin rapat bulanan yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di Pengadilan Tinggi Agama Pontianak.

Rapat bulanan kali ini Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak menyampaikan hasil Rapat Koordinasi Ditjen Badilag dengan para pimpinan Peradilan Agama Tk. Banding seluruh Indonesia yang telah dilaksanakan pada 5 - 7 Pebruari yang lalu di Bekasi.

Menurut catatan beliau, hal yang paling mengemuka dalam rakor tersebut adalah terkait kartu kuning atau peringatan dari Sekretaris Mahkamah Agung terhadap sinkronisasi antara pejabat di Kesekretariatan dan Kepaniteraan. Karena sekarang ini masih ada anggapan bahwa Sekretaris merasa atasannya adalah Sekretaris Mahkamah Agung RI. Hal itu adalah salah, karena atasan Sekretaris adalah Ketua Pengadilan.

Selain itu beliau juga menyampaikan kepada empat pilar pimpinan di Pengadilan untuk saling bekerjasama yang baik dan tidak saling bermasalah. Keempat pilar tersebut adalah Ketua, Wakil Ketua, Panitera dan Sekretaris.

Sementara Panitera DR. Didi Kusnadi, S.Ag.,MAg yang juga menyampaikan hasil rakor mengatakan bahwa SAPM harus sudah diimplementasikan di seluruh satuan kerja, baik yang sudah mendapatkan akreditasi maupun yang belum mendapatkan kesempatan untuk diakreditasi. Di tahun 2018 ini, penyerahan Sertifikasi Akreditasi Penjaminan Mutu jilid II akan dilakukan pada bulan Juni dan November 2018. Namun sebelum dilakukan penilaian, buku standarisasi akan terlebih dahulu disempurnakan karena masih terdapat perdebatan atau silang pendapat di tingkat bawah. (Roni)

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2017

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 5

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK