• Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

    Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

  • Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

    Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

  • 7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

    7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

  • 7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

    7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

  • Percepatan Pembangunan ZI Jadi Salah Satu Agenda Pembahasan Rakor

    Percepatan Pembangunan ZI Jadi Salah Satu Agenda Pembahasan Rakor

Fokus Peradilan

 

Pontianak | www.pta-pontianak.go.id

Untuk pertama kalinya setelah resmi berubah nama dan beralih status usaha dari konvensional ke syariah, Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Syariah Al-Amanah Pengadilan Tinggi Agama Pontianak melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) untuk Tahun Buku 2017 di ruang Aula Pengadilan Tinggi Agama Pontianak pada Senin (26/2) pagi.

Setelah dibuka oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Drs. H. Insyafli, S.H.M.HI, acara dilanjutkan dengan mendengarkan Laporan Pertanggungjawaban Pengurus KPN Syariah Al-Amanah yang langsung dibacakan oleh Ketua KPN Syariah Al-Amanah Roni Kurniawan, S.Kom. Dalam laporannya, pria yang baru setahun menjabat ini memaparkan program kerja yang telah dilaksanakan selama tahun 2017. Beliau berterima kasih atas dukungan dari pembina KPN Syariah Al-Amanah dan partisipasi dari seluruh anggota yang turut serta dalam menyukseskan program kerja yang telah dibuat dan menjadi komitmen bersama.

Terjadi peningkatan dari simpanan sukarela anggota sebesar 10 % dari tahun sebelumnya. Namun dari sisi peningkatan pinjaman tidak terlalu signifikan hanya sebesar 2,5 %. Menurut Roni Kurniawan, S.Kom hal ini disebabkan faktor modal koperasi yang berkurang drastis oleh karena banyak sekali anggota pada tahun 2017 yang harus dikembalikan sedangkan animo anggota untuk melakukan peminjaman sangatlah besar sehingga terjadi antrian peminjaman.

Kedepan pengurus berusaha untuk lebih meningkatkan pelayanan terhadap anggota dengan menciptakan inovasi sebagaimana sambutan Wakil ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak yang mengatakan bahwa Koperasi harus mampu membaca peluang, apalagi di dalam Al-Qur'an banyak sekali ayat-ayat yang menjelaskan tentang ekonomi islam dan baginda Nabi Muhammad SAW adalah seorang ekonom besar. Jadi koperasi harus belajar dari apa yang telaah diajarkan nabi. (Roni)

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2018

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 6

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

















Pengunjung Saat Ini

We have 55 guests and no members online

Statistik Pengunjung

509662
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
1855
4674
6529
466538
118360
136079
509662

Your IP: 54.36.148.49
Server Time: 2019-03-25 10:10:49