• Pelaksanaan Assesmen Eksternal SAPM di Pengadilan Tinggi Agama Pontianak

    Pelaksanaan Assesmen Eksternal SAPM di Pengadilan Tinggi Agama Pontianak

  • Pegawai Honorer PTA Pontianak Menerima Bantuan Hari Raya

    Pegawai Honorer PTA Pontianak Menerima Bantuan Hari Raya

  • Keluarga Besar PTA Pontianak Gelar Buka Puasa Bersama

    Keluarga Besar PTA Pontianak Gelar Buka Puasa Bersama

  • Ketua PTA Pontianak Memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

    Ketua PTA Pontianak Memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

  • Berebut Tiket Menuju Turnamen KMA Cup Tahun 2018

    Berebut Tiket Menuju Turnamen KMA Cup Tahun 2018

Fokus Peradilan

Pontianak | www.pta-pontianak.go.id

Tulisan ini merupakan rangkuman dari berbagai karya para ahli, terutama oleh Yahya Harahap, SH mengenai pandangan kritis terhadap kehadiran Kompilasi Hukum Islam. Penulis ingin memperjelas mengenai pengertian syari’at, fiqih dan hukum Islam; pengertian, dasar hukum dan tujuan Kompilasi Hukum Islam; materi pokok terutama hukum perkawinan, hukum kewarisan dan hukum perwakafan. 

Sebagai uraian terakhir disajikan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi permasalahan yang timbul dan terjadi sehubungan dinamika kehidupan masyarakat. Bilamana tidak dijumpai ketentuannya dalam rumusan Kompilasi Hukum Islam. Hal tersebut antara lain yang sangat perlu diperhatikan adalah kembali kepada sumber pokok al Qur’an, as Sunnah dengan mempergunakan metodologi yang sudah diuji kebenarannya dalam perjalanan sejarah panjang perkembangan hukum Islam, seperti ijma’, qiyas, maslahah mursalah, istihsan, ‘uruf dan lain sebagainya.

Mari nambah wawasan berpikir anda tentang KHI dengan membaca tulisan ini. Silakan diklik disini

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2017

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 5

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK