• Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

    Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

  • Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

    Awal Maret, Hatibinwasda Turun Melaksanakan Pembinaan dan Pengawasan

  • 7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

    7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

  • 7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

    7 Hakim Ikut Seleksi Calon Hakim Ekonomi Syariah tahun 2019

  • Percepatan Pembangunan ZI Jadi Salah Satu Agenda Pembahasan Rakor

    Percepatan Pembangunan ZI Jadi Salah Satu Agenda Pembahasan Rakor

Pontianak | www.pta-pontianak.go.id

19 Agustus 2018, Mahkamah Agung RI memperingati hari jadinya yang ke-73. Pengadilan Tinggi Agama Pontianak selaku pengadilan yang berada di bawah Mahkamah Agung ikut merayakannya dengan menggelar upacara bendera yang dipusatkan di Pengadilan Tinggi Pontianak.

Bertindak selaku Pembina Upacara Ketua Pengadilan Tinggi Pontianak H. Suripto, S.H.,M.H yang membacakan amanat tertulis Ketua Mahkamah Agung RI dengan mengambil tema "Era Baru Peradilan Modern Berbasis Teknologi Informasi".
Ketua Mahkamah Agung berharap dengan momentum hari jadi ini, seluruh warga peradilan dapat meningkatkan pemahaman dan penguasaan teknologi informasi sehingga lebih adaptif dengan sistem elektronik yang ada untuk menunjang pelaksanaan tugas peradilan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Pada 13 Juli 2018 di Balikpapan, Mahkamah Agung baru saja melaunching aplikasi e-court dengan 3 fitur utama yaitu pendaftaran perkara (e-filling), pembayaran panjar uang perkara (e-payment) dan penyampaian pemberitahuan dan pemanggilan persidangan secara elektronik (e-summons). Hal ini merupakan realisasi dari kebijakan Mahkamah Agung melalui Perma Nomor 3 Tahun 2018 tentang Administrasi Perkara di Pengadilan Secara elektronik.

Apabila implementasi e-court berjalan sesuai rencana, maka hal ini akan mengubah praktek pelayanan keperkaraan di pengadilan serta memberi dampak yang besar terhadap integritas warga peradilan dengan menekan interaksi antara pencari keadilan dan aparatur peradilan.

Di kesempatan akhir amanatnya, Ketua Mahkamah Agung mengajak kepada warga peradilan untuk merapatkan barisan dan rekatkan persatuan untuk mewujudkan badan peradilan Indonesia yang agung.

Seusai pelaksanaan upacara bendera, acara dilanjutkan dengan kegiatan jalan santai dan foto bersama. (Roni)

LAPORAN TAHUNAN TAHUN 2018

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK

RENCANA STRATEGIS TAHUN 2015-2019 REV. 5

PENGADILAN TINGGI AGAMA PONTIANAK










Pengunjung Saat Ini

We have 68 guests and no members online

Statistik Pengunjung

352088
Today
Yesterday
This Week
Last Week
This Month
Last Month
All days
2925
4711
18149
298156
96865
132356
352088

Your IP: 54.36.149.22
Server Time: 2019-02-20 15:04:40