{"id":6068,"date":"2024-06-26T04:12:27","date_gmt":"2024-06-26T04:12:27","guid":{"rendered":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/?p=6068"},"modified":"2024-06-26T04:12:52","modified_gmt":"2024-06-26T04:12:52","slug":"ketua-pta-pontianak-sebut-judi-online-jadi-salah-satu-penyebab-terjadinya-perceraian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/2024\/06\/26\/ketua-pta-pontianak-sebut-judi-online-jadi-salah-satu-penyebab-terjadinya-perceraian\/","title":{"rendered":"Ketua PTA Pontianak Sebut Judi Online Jadi Salah Satu Penyebab Terjadinya Perceraian"},"content":{"rendered":"<p class=\"_ap3a _aaco _aacu _aacx _aad7 _aade\" dir=\"auto\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-6070\" src=\"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07973-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07973-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07973-300x200.jpg 300w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07973-768x512.jpg 768w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07973-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07973-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><br \/>\n(24\/6\/2024) Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kota Pontianak, Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, S.H., M.H. mengungkapkan ikatan perkawinan selalu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.<\/p>\n<p>Dimana keinginan setiap rumah tangga merupakan bentuk sebuah kebahagiaan, kesejahteraan dan hal-hal positif lainnya.<\/p>\n<p>Namun, selalu ada alasan-alasan tertentu yang mengakibatkan ikatan pernikahan harus terputus atau kandas.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, untuk di Kalimantan Barat memiliki beberapa alasan perceraian yang menonjol yakni karena terjadinya perselisihan pertengkaran secara terus menerus dan ditinggalkan oleh salah satu pihak.<\/p>\n<p>&#8220;Didalam perselisihan pertengkaran itu cukup banyak, bisa karena masalah ekonomi, masalah KDRT, masalah judi, masalah obat-obatan dan lain-lain,&#8221; katanya kepada tribunpontianak.co.id, Senin 24 Juni 2024.<\/p>\n<p>Sehingga, satu diantaranya yakni masalah judi online menjadi salah satu faktor penyebabnya perselisihan antara pasangan suami istri.<\/p>\n<p>&#8220;Ini terjadi cukup banyak, namun untuk data tidak dijabarkan secara spesifik,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Menanggapi fenomena maraknya pernikahan yang kandas akibat judi online, menurutnya cukup mempengaruhi kerukunan rumah tangga.<\/p>\n<p>&#8220;Banyak rumah tangga yang berantakan atau terputus ikatan perkawinannya akibat judi dan itu terjadi cukup banyak,&#8221; tegasnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut dijelaskannya, terkadang dalam pembuktiannya itu tidak secara khusus kepada masalah judinya tapi karena judi terjadi perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus.<\/p>\n<p>Dengan ini ia mengimbau kepada masyarakat khususnya pasangan-pasangan muda dimana kebahagiaan rumah tangga itu bukan dari orang lain, tapi dari dirinya sendiri.<\/p>\n<p>&#8220;Jadi pasangan suami istri itu harus diniatkan dari dalam dirinya untuk menjadi keluarga yang SAMAWA. Keduanya harus mampu untuk saling memberi dan saling mencari solusi terbaik,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p>Menurutnya untuk mewujudkan kebahagiaan yang terpenting tidak boleh merasa lebih dari pasangannya. Sehingga menjadi setara tapi untuk tanggungjawabnya tetap masing-masing.<\/p>\n<p><span class=\"_ap3a _aaco _aacu _aacx _aad7 _aade\" dir=\"auto\">&#8220;Kemudian tidak terpengaruh kondisi negatif diluar, terutama yang marak sekali yakni adanya judi online, pinjaman online dan sebagainya. Sehingga banyak pasangan suami istri yang melakukan kejahatan tertentu,&#8221; pungkasnya. (*)<\/span><\/p>\n<p>Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Ketua PTA Pontianak Sebut Judi Online Jadi Salah Satu Penyebab Terjadinya Perceraian, https:\/\/pontianak.tribunnews.com\/2024\/06\/24\/ketua-pta-pontianak-sebut-judi-online-jadi-salah-satu-penyebab-terjadinya-perceraian.<br \/>\nPenulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Try Juliansyah<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-6069\" src=\"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07971-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07971-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07971-300x200.jpg 300w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07971-768x512.jpg 768w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07971-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07971-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-large wp-image-6071\" src=\"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07979-1024x683.jpg\" alt=\"\" width=\"800\" height=\"534\" srcset=\"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07979-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07979-300x200.jpg 300w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07979-768x512.jpg 768w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07979-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/pta-pontianak.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/06\/DSC07979-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>(24\/6\/2024) Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kota Pontianak, Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, S.H., M.H. mengungkapkan ikatan perkawinan selalu<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6071,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"colormag_page_container_layout":"default_layout","colormag_page_sidebar_layout":"default_layout","footnotes":""},"categories":[31],"tags":[],"class_list":["post-6068","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-seputar-pta"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6068","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6068"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6068\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6068"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6068"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pta-pontianak.go.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6068"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}