Berita Seputar PTA

Wujudkan Asta Cita Melalui Otonomi, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak Hadiri Upacara Hari Otonomi Daerah ke-XXXdi Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Barat

Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-XXX Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Upacara yang berlangsung khidmat ini dipusatkan di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Senin pagi.

Peringatan tahun ini mengusung tema sentral “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Tema ini menegaskan bahwa otonomi daerah bukan sekadar pembagian kewenangan administratif, melainkan instrumen vital untuk mengakselerasi delapan visi misi pembangunan nasional (Asta Cita) agar dapat terimplementasi secara terukur dan nyata di seluruh wilayah Kalimantan Barat.

Dalam amanatnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah adalah kunci utama. Otonomi daerah harus dimaknai sebagai upaya mempererat kolaborasi lintas instansi—termasuk lembaga peradilan—guna menciptakan pembangunan yang selaras dan tidak terfragmentasi.

Selain penguatan sinergi, Hari Otonomi Daerah ke-30 ini menjadi momentum bagi Pemprov Kalbar untuk mempertajam tiga fokus utama:

  • Peningkatan Kemandirian Daerah: Mengelola potensi lokal secara optimal, transparan, dan akuntabel guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

  • Percepatan Pelayanan Publik: Mendorong inovasi pelayanan agar lebih profesional, cepat, dan transparan menuju visi “Kalbar Mandiri”.

  • Infrastruktur Inklusif: Memastikan pembangunan infrastruktur yang merata dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Barat.

Kehadiran Ketua PTA Pontianak dalam upacara ini merupakan bentuk dukungan nyata lembaga peradilan terhadap kesuksesan otonomi daerah. Sebagai bagian dari unsur Forkopimda, PTA Pontianak berkomitmen untuk terus bersinergi dalam memberikan pelayanan hukum yang inovatif dan transparan bagi masyarakat pencari keadilan di Kalimantan Barat.

   

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX ini ditutup dengan sesi foto bersama unsur pimpinan daerah, menandai komitmen kolektif seluruh elemen di Kalimantan Barat untuk terus bergerak maju, mandiri, dan berdaya saing global.