Selain Lakukan Monev Gedung Baru, Wakil Ketua PTA Pontianak Kawal Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK Di Pengadilan Agama Bengkayang

(Bengkayang, 9 Mei 2025) – Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak, Drs. M. Rosyid Ya`Kub, M.H., didampingi Kasubbag Rencana Program dan Anggaran melakukan kunjungan kerja ke Pengadilan Agama (PA) Bengkayang pada tanggal 8–9 Mei 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pemantauan langsung terhadap fasilitas kantor baru PA Bengkayang serta memberikan pembinaan kepada seluruh aparatur peradilan setempat.
Pada hari pertama, 8 Mei 2025, Wakil Ketua PTA Pontianak meninjau gedung baru PA Bengkayang yang baru saja ditempati. Kegiatan ini dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana kerja yang layak dan mendukung pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.
Keesokan harinya, 9 Mei 2025, Wakil Ketua PTA Pontianak turut mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) secara daring bersama jajaran PA Bengkayang di pagi hari. Bimtek ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas teknis aparatur peradilan agama, khususnya dalam pelayanan kepada kelompok rentan.

Usai Bimtek, beliau memberikan pembinaan internal kepada Hakim dan seluruh pegawai PA Bengkayang. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya pola kepemimpinan yang kolaboratif. Menurutnya, seorang pemimpin perlu membuka ruang partisipasi dari seluruh tim, bukan hanya mendikte dari atas. “Kita perlu mendengarkan suara dari bawah, melibatkan tim dalam proses pengambilan keputusan, serta menghindari gaya kepemimpinan yang otoritatif. Keputusan yang baik lahir dari proses yang sehat,” tegasnya.
Beliau juga mengingatkan pentingnya memberikan kepercayaan kepada tim untuk bergerak secara mandiri, selama tetap berada dalam koridor aturan dan tujuan organisasi. “Jangan lupa, beri apresiasi kepada tim dan fokuskan energi pada solusi, bukan masalah,” pesannya.
Dalam kesempatan yang sama, Roni, Kasubbag Rencana Program dan Anggaran PTA Pontianak, juga memberikan pendampingan terkait pengusulan Zona Integritas (ZI). Ia menekankan pentingnya ketelitian dalam penyusunan dokumen dukung. “Satker harus memperhatikan format LKE Manual dan Laporan Survei yang sesuai pedoman, serta melakukan pengecekan secara berjenjang terhadap nilai, penjelasan, dan link eviden. Pastikan nilai survei yang diinput adalah yang diambil pada pekan survei,” jelasnya.

Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari pimpinan dan seluruh aparatur PA Bengkayang. Diharapkan, hasil pembinaan dan pendampingan ini dapat meningkatkan kinerja lembaga serta memperkuat integritas dan pelayanan publik yang prima di PA Bengkayang.


