Berita Seputar PTA

Upgrading Skill Series: Saat Mahasiswa Belajar Langsung dari Para CPNS Berprestasi

Pontianak, 4 Juni 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak terus berinovasi dalam mengembangkan potensi SDM-nya, kali ini giliran generasi muda yang magang mendapat insight melalui kegiatan Upgrading Skill Series. Pada Rabu (4/6) pukul 13.30 WIB di Command Center, mahasiswa magang mendapat pembekalan khusus mengenai seleksi tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), termasuk berbagi strategi dan pengalaman dari para CPNS muda di PTA Pontianak yang telah berhasil lolos seleksi.

Kegiatan ini dibuka oleh Plh. Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian, Hardiyanto, S.Kom., dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Roman, S.H., yang mengulas secara komprehensif tentang Tes Wawasan Kebangsaan dan Tes Intelejensia Umum. Suasana belajar berlangsung aktif dan penuh semangat.

Selain itu, para CPNS yang bertugas di PTA Pontianak turut membagikan pengalaman mereka dalam sharing session. CPNS atas nama Ayuni menyarankan untuk memilih formasi dengan peluang besar dan menyiapkan ruang iklhas di hati. Sedangkan Vita menceritakan perjuangannya belajar selama delapan bulan secara intensif dengan lingkungan belajar yang suportif. Sementara itu, Azwin menekankan pentingnya pemahaman administrasi dalam proses pemberkasan dan banyak berlatih soal. Dan terakhir, Ikram, berbagi tentang kedisiplinan belajar setiap hari, pentingnya analisis peluang, serta menjaga hubungan spiritual melalui sholat istikharah. Ia juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap lingkungan PTA Pontianak yang disebutnya sebagai tempat yang sangat baik untuk berkembang karena dipenuhi mentor yang berkualitas dan berintegritas.

Para mahasiswa juga diberi tantangan soal oleh Dwi Arta melalui google form, untuk menguji pemahaman mereka, serta terlibat aktif dalam sesi tanya jawab yang memperkaya wawasan.

Salah satu momen inspiratif terjadi ketika Inka, mahasiswa magang, mengajukan pertanyaan: “Bagaimana jika ada hambatan dalam meneruskan cita-cita, seperti saya yang ingin menjadi hakim tetapi terkendala dalam belajar kitab kuning? Terus terang saya merasa down dengan hal tersebut”

Menanggapi hal tersebut, Hardi memberikan jawaban penuh makna dengan mengutip Al-Qur’an surah Luqman ayat 34:
“Tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan dia kerjakan besok. (Begitu pula,) tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Mahateliti.”
Beliau menegaskan bahwa apa yang menurut manusia sulit, belum tentu sulit menurut Allah SWT. Pesan tersebut menjadi penguat semangat bagi para mahasiswa untuk tidak menyerah dalam mengejar impian mereka.

Kegiatan ditutup dengan motivasi dari Hardi agar generasi muda terus semangat mengejar cita-cita, tidak takut dengan tantangan, dan yakin bahwa setiap proses akan membuahkan hasil yang baik jika dijalani dengan sungguh-sungguh.

PTA Pontianak kembali membuktikan bahwa tempat magang bisa menjadi ruang tumbuh yang bermakna, bukan hanya untuk belajar administratif, tetapi juga membangun mental dan spiritual para mahasiswa.