Tidak Ada Satker Lolos WBK/WBBM Tahun 2024, PTA Pontianak Lakukan Evaluasi Pembangunan Zona Integritas
(4/122024) – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak menggelar rapat evaluasi tim pendampingan dan evaluator pembangunan Zona Integritas (ZI) untuk satuan kerja di lingkungan Pengadilan Agama se-Kalimantan Barat. Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PTA Pontianak, menyusul hasil tahun 2024 di mana tidak ada satupun satuan kerja yang berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) maupun Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Command Center PTA Pontianak pada pukul 09.30 WIB ini, masing-masing tim evaluator menyampaikan hasil evaluasi secara bergiliran. Tahun ini, 4 satuan kerja diusulkan untuk predikat WBK, yaitu PA Pontianak, PA Sintang, PA Singkawang, dan PA Sanggau. Selain itu, PA Ketapang, yang telah meraih predikat WBK pada tahun sebelumnya, menjadi satu-satunya satker yang diusulkan untuk meraih predikat WBBM.
Namun, laporan tim pendamping menyebutkan bahwa belum ada satker yang dinyatakan lolos ke tahap desk evaluasi. Khusus untuk PA Ketapang, upaya meraih predikat WBBM terhambat karena tingkat maturitas Mahkamah Agung masih berada di Level 2. Berdasarkan ketentuan, pengajuan predikat WBBM memerlukan tingkat maturitas di Level 3.


Drs. M. Rosyid Ya’kub, M.H. menekankan pentingnya evaluasi sebagai langkah persiapan untuk pembangunan Zona Integritas tahun 2025. Ia meminta tim pendamping untuk memperkuat pembinaan, monitoring, dan evaluasi secara berkesinambungan, baik secara langsung maupun daring. Wakil Ketua juga menginstruksikan tim untuk menyusun laporan tertulis sebagai bahan pertimbangan Ketua PTA Pontianak.
Rapat ini menjadi momentum untuk merefleksikan tantangan yang dihadapi dan menyusun strategi baru dalam membangun budaya kerja berintegritas di seluruh satuan kerja Pengadilan Agama se-Kalimantan Barat. Dengan komitmen bersama, PTA Pontianak optimis dapat meraih hasil yang lebih baik pada tahun mendatang.

