Magang Usai, Semangat Jangan Padam! Perpisahan Hangat Mahasiswi IAIN di PTA Pontianak
Pontianak, 2 Juli 2025 — Enam mahasiswi dari Fakultas Syariah IAIN Pontianak hari ini resmi mengakhiri masa Magang di Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak. Mereka adalah Juniar Dwi Inayati, Inasul Kamalia, Indah Allawiyah Kaltsum, R. Amelia Tuzzahra, Sari Rahmayani, dan Aziah Nafisyah.

Prosesi penjemputan dilakukan oleh dosen pembimbing dari IAIN Pontianak dan disambut langsung oleh Wakil Ketua PTA Pontianak, didampingi oleh pamong magang, Kepala Bagian Umum dan Keuangan, serta Plh. Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian PTA Pontianak.
Pertemuan yang berlangsung hangat sejak pukul 10.00 WIB tersebut diwarnai dengan penyampaian kesan dan pesan. Dosen pembimbing menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran PTA Pontianak atas bimbingan dan kesempatan yang diberikan kepada para mahasiswi.
“Kami mengucapkan terima kasih karena telah menerima dan mendidik mahasiswa kami dengan baik selama magang di PTA Pontianak,” ucap Dwita Wahyuni, M.Pd.

Pamong magang juga memberikan penjelasan terkait penilaian yang diberikan kepada mahasiswi selama praktik.
“Nilai yang kami berikan adalah hasil rekapitulasi dan pengamatan dari penanggung jawab masing-masing ruangan, baik di Kepaniteraan maupun Kesekretariatan. Titipan dari saya, sebagai mahasiswa Fakultas Syariah, kalian harus benar-benar memahami baca-tulis bahasa Arab sebagai bekal akademik dan profesional,” tutur Drs. H. Abdurrakhman Masykur, S.H., M.H. Ph.D..
Sementara itu, Wakil Ketua PTA Pontianak dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para mahasiswi agar terus mengembangkan diri.
“Mayoritas Hakim Agung Kamar Agama di Mahkamah Agung berasal dari Fakultas Syariah. Kami berharap alumni IAIN Pontianak suatu saat dapat berkiprah sampai ke jenjang tersebut. Gunakan waktu sebaik-baiknya. Jangan banyak menghabiskan waktu untuk bermain media sosial atau game. Fokuslah belajar untuk meraih masa depan,” pesan Drs. H. Suhardi, S.H., M.H. .
Beliau juga menekankan bahwa nilai sejati dari pengalaman magang bukan hanya dari angka, melainkan dari manfaat dan ilmu yang diperoleh.
“Semoga ilmu yang kalian dapatkan di sini menjadi manfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Dan kami mohon maaf atas segala kekhilafan selama mendampingi,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan dokumen magang dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan.



