Berita Seputar PTA

PTA Pontianak Gelar DDTK Kinsatker dan Sosialisasi SIMORA untuk Tingkatkan Kinerja Pengadilan Agama

Pontianak, Jumat (01/08/2025) – Bertempat di ruang rapat Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak, Panitera PTA Pontianak, Dr. Siti Amanah, S.H., M.H., menyelenggarakan kegiatan Diklat di Tempat Kerja (DDTK) terkait aplikasi Kinerja Satuan Kerja (Kinsatker) bagi seluruh tenaga teknis dan pelaksana kepaniteraan PTA Pontianak.

  

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi sebelumnya, sebagai langkah konkret dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan dan akuntabilitas kinerja seluruh Pengadilan Agama di wilayah hukum PTA Pontianak.

DDTK kali ini menghadirkan narasumber internal, yakni Bapak Azizul Hakimin, A.Md., staf IT pada bagian kepaniteraan PTA Pontianak yang juga merupakan pengembang dan pengelola teknis berbagai aplikasi berbasis monitoring dan pelaporan kinerja peradilan. Dalam pembukaan kegiatan, Panitera PTA Pontianak menyampaikan pentingnya pemahaman menyeluruh terhadap sistem Kinsatker, mengingat adanya 12 indikator utama yang akan menjadi basis penilaian kinerja satuan kerja, yaitu:

  1. Pelaksanaan Peradilan Elektronik (E-Litigasi)
  2. Jumlah perkara melalui E-Court
  3. Keberhasilan Mediasi
  4. Implementasi Surat Tercatat
  5. Kecepatan dan kelengkapan pengiriman berkas banding
  6. Kinerja Aplikasi SIPP
  7. Kepatuhan validasi data keuangan
  8. Kepatuhan validasi data perkara
  9. Validasi E-Keuangan terbaik
  10. Ketepatan pengiriman laporan bulanan perkara
  11. Pelaksanaan Gugatan Mandiri
  12. Penyampaian Salinan Putusan E-Court

Penilaian terhadap indikator-indikator tersebut akan diterapkan mulai Triwulan III Tahun 2025. Pengadilan Agama dengan capaian terbaik akan diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi peningkatan kinerja berkelanjutan.

Tak hanya DDTK Kinsatker, kegiatan hari ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi penggunaan aplikasi SIMORA (Sistem Monitoring Perkara). Aplikasi unggulan ini telah resmi diluncurkan pada 26 Juni 2025 dan dirancang khusus untuk memantau kinerja dan proses penyelesaian perkara secara real-time di seluruh Pengadilan Agama se-Kalimantan Barat.

Azizul Hakimin, A.Md. menjelaskan bahwa SIMORA memiliki fitur terintegrasi yang memudahkan monitoring efektivitas penyelesaian perkara serta akurasi pelaporan pada berbagai aspek kinerja teknis peradilan. Pengembangan aplikasi ini sejalan dengan semangat digitalisasi dan modernisasi pelayanan publik di lingkungan peradilan agama.

Melalui kegiatan ini, Panitera PTA Pontianak berharap agar seluruh aparatur teknis mampu memahami, mengimplementasikan, dan memanfaatkan aplikasi Kinsatker dan SIMORA secara optimal dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan peradilan. (Rmn)