Ketegasan Integritas, Fenty Novianty Pensiun Dini Agar Pengabdiannya Tak Terbelah

Pontianak, Rabu 12 November 2025 – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Aula Pengadilan Tinggi Agama Pontianak saat Fenty Novianty, A.Md., resmi menyampaikan salam perpisahan usai 15 tahun mengabdi di Mahkamah Agung RI (2010-2025). Keputusan pensiun dini yang diambilnya membawa Fenty pada perjalanan baru sebagai pelaku usaha snack rumahan, sebuah usaha yang kini menjadi sumber penghidupan bagi sekitar 60 orang.
Acara perpisahan dibuka oleh MC Aida Masri, disusul pembacaan doa oleh Haikal Kabri, dan pemutaran video perjalanan Fenty selama berkarir menjadi ASN. Dalam sambutannya, Fenty tak kuasa menyembunyikan rasa haru saat mengenang perjalanan panjangnya sebagai aparatur peradilan.


“Hari ini tiba saatnya saya berdiri di depan Bapak Ibu semua untuk mengucapkan selamat tinggal,” ucapnya mengawali pembicaraan sambim menangis.
Fenty menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada dua sosok yang memiliki peran besar dalam hidupnya selama menjadi pegawai:
- Aida Masri, orang pertama yang memberikan informasi terkait tes masuk CPNS MARI dan menjadi tempat curhat selama bertahun-tahun.
- Galih Triatmojo, suami sekaligus Sekretaris PA Sungai Raya. “Saya kenal dari pertama tes, sudah digoda Pak Galih waktu itu,” ujarnya sambil tersenyum disambut tawa peserta.
Ia mengungkapkan bahwa keputusan pensiun dini adalah jawaban dari doa dan pertimbangan panjang sejak awal pernikahannya.
Tak lupa ia menyampaikan terima kasih kepada Ketua PTA Pontianak atas wejangan sebelum mengambil keputusan besar tersebut, serta permohonan maaf kepada atasan langsung, Pak Jumadi, karena sering meminta izin. Kepada Bu Eet, ia mengungkapkan kekaguman karena selama bekerja tidak pernah sekalipun mendengar nada tinggi dalam memberikan arahan.
Dalam momen khusus, Fenty juga memberikan salam hormat kepada Ayu, sahabat dekat sejak bertugas bersama di PA Sambas, serta seluruh aparatur PTA Pontianak yang disebutkannya satu per satu sebagai bentuk penghargaan. “Saya harap PTA Pontianak selalu kompak seperti ini,” tutupnya.
Testimoni Sahabat dan Rekan Kerja
Acara berlanjut dengan MC kedua, Roman dan Ayu. Ayu mengenang masa-masa di PA Sambas ketika Fenty belum semodis sekarang. “Dulu Fenty belum sempat berdandan, fokus cari cuan,” candanya disambut gelak tawa.
Roman memeriahkan suasana dengan membagikan doorprize melalui kuis ringan yang membuat ruangan semakin hidup.

Bu Eet kemudian menyampaikan kesan mendalam terhadap Fenty, menyebutnya sebagai pribadi yang penuh semangat, ceria, dan selalu mampu mencerahkan suasana. “Semoga suatu saat bisa menjadi anggota dewan,” ujarnya memberi doa terbaik.
Bu Nisa turut menambahkan bahwa ia telah melihat transformasi besar dalam diri Fenty sejak mereka bertemu di PA Sambas. “Dulu bagi Fenty yang ada hanya duit, duit, duit. Sekarang duit bukan masalah baginya. Ia sudah menjadi orang yang sukses dan jauh lebih matang,” tuturnya.

Perpisahan Penuh Kebersamaan
Momen haru dilengkapi dengan penampilan PTA Voice yang membawakan lagu Semua Tentang Kita (Peterpan) dan Sampai Jumpa (Endank Soekamti).

Dalam sambutannya, Ketua PTA Pontianak menyatakan bahwa perpisahan kali ini terasa istimewa. “Acara ini penuh, lengkap, dan penuh kehangatan. Banyak yang bernyanyi, ada kuis, ada testimoni. Saya salut dengan niat Fenty yang ingin fokus mengembangkan talentanya,” ujarnya.

Tutup Perjalanan, Buka Lembaran Baru
Acara perpisahan Fenty bukan sekadar seremoni, tetapi perayaan atas dedikasi, perjuangan, dan transformasi. Dari seorang aparatur yang penuh totalitas hingga menjadi pengusaha yang membuka lapangan pekerjaan bagi puluhan keluarga, perjalanan Fenty menjadi inspirasi bahwa setiap pilihan hidup selalu memiliki makna dan peluang baru.





