Bimtek TI PTA Pontianak Angkat Tema Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Kinerja Aparatur Peradilan
Pontianak, 13 November 2025 – Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Teknologi Informasi dengan tema “Pemanfaatan AI Dalam Mendukung Kinerja Aparatur Peradilan”. Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dan berlangsung secara hybrid, dengan peserta luring dari PTA Pontianak dan peserta dari Pengadilan Agama se-Kalimantan Barat mengikuti secara daring.

Bimtek ini menghadirkan tiga narasumber kompeten di bidang teknologi dan implementasi kecerdasan buatan, yaitu:
- M. Arpan, S.Kom., M.Pd., pakar Artificial Intelligence dan akademisi di bidang teknologi informasi;
- Hafiz Ramadhan, S.Kom., IT Development Manager PT Trans Hybrid Communication (THC);
- Zoehfikar, S.Kom., narasumber dari PT Trans Hybrid Communication (THC) yang memaparkan materi mengenai layanan digital dan infrastruktur ICT.

Adapun jalannya acara dipandu oleh Hardiyanto, S.Kom., Kasubbag Kepegawaian dan TI PTA Pontianak, yang bertindak sebagai moderator.

Dalam sambutannya, Ketua PTA Pontianak menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya bimtek yang relevan dengan kebutuhan aparatur peradilan di era digital.
“Terima kasih kepada panitia dan para narasumber yang telah menginisiasi kegiatan ini. Semoga bimtek ini dapat membuka wawasan baru serta mempermudah pekerjaan aparatur dalam memberikan layanan peradilan yang cepat, efisien, dan modern.”
Beliau menegaskan bahwa pemanfaatan AI harus dipahami sebagai peluang besar untuk meningkatkan mutu layanan publik, mempercepat proses administrasi, dan mengurangi beban kerja teknis yang selama ini dilakukan secara manual.
Para narasumber menyampaikan materi komprehensif berdasarkan bahan presentasi yang dipaparkan:
1. Strategi Implementasi AI di Bidang Peradilan
Disampaikan oleh Dr. M. Arpan, materi ini membahas perkembangan AI, konsep dasar algoritma, peluang integrasi AI dalam administrasi peradilan, hingga risiko bias algoritmik. Arpan juga menekankan bahwa AI bukan pengganti hakim, tetapi asisten digital yang mempercepat analisis data dan membantu konsistensi putusan.
2. Peran Perusahaan Telekomunikasi dalam Ekosistem AI
Narasumber Hafiz Ramadhan, S.Kom. menjelaskan bagaimana perusahaan telekomunikasi menjadi tulang punggung ekosistem AI melalui penyediaan konektivitas, data, dan infrastruktur digital. Ia memaparkan bahwa stabilitas jaringan dan digitalisasi layanan menjadi fondasi AI bekerja secara optimal di instansi pemerintah.
3. Produk dan Layanan ICT untuk Mendukung Sistem Peradilan
Materi oleh M. Zoehfikar, S.Kom. berfokus pada penguatan jaringan, konektivitas, serta layanan managed service yang dapat menunjang operasional TI pada pengadilan. Zoehfikar juga menjelaskan isolasi trafik, keamanan data, hingga topologi jaringan yang dapat melindungi data sensitif aparatur dan masyarakat.

Bimtek yang digelar secara hybrid ini memungkinkan aparatur PA se-Kalimantan Barat mengikuti sesi diskusi, studi kasus, dan tanya jawab secara langsung. Peserta tampak antusias mendalami berbagai potensi AI, seperti otomasi dokumen, prediksi perkara, analisis putusan, hingga chatbot layanan publik yang telah diterapkan di beberapa pengadilan.

Melalui Bimtek TI kali ini, PTA Pontianak berharap aparatur lebih siap memasuki era transformasi digital peradilan. Pemanfaatan AI menjadi langkah penting untuk mewujudkan layanan peradilan yang lebih cepat, akurat, transparan, dan modern, sejalan dengan visi Mahkamah Agung menuju badan peradilan yang agung.


