Artikel

Tingkatkan Kualitas Sholat. Oleh: Drs. Syukur, M.H.

(Pontianak, 11 Maret 2026) – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat, keluarga besar Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak secara rutin menggelar tausiyah keagamaan setiap hari ba’da zuhur di Mushala Al-Hikmah. Kegiatan ini menjadi sarana penguatan spiritual bagi hakim dan pegawai di lingkungan PTA Pontianak.

Pada Selasa (10/3/2026), giliran Drs. Syukur, M.H. yang menyampaikan tausiyah dengan tema “Sholat.” Kegiatan yang diikuti oleh para hakim dan pegawai tersebut dipandu oleh moderator Jumadi, S.H.I.

Dalam ceramahnya, Syukur menyampaikan bahwa hingga saat ini masih banyak orang yang melaksanakan sholat dengan tergesa-gesa, padahal sholat seharusnya dilakukan dengan penuh penghayatan.

“Sampai seusia sekarang, saya masih melihat banyak orang yang sholatnya ingin cepat-cepat, padahal sholat itu harus dinikmati. Sholat itu bisa menenangkan hati,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sholat memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Dalam sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW, ketika menghadapi masa yang dikenal sebagai tahun kesusahan, Allah SWT memanggil beliau melalui peristiwa Isra Mi’raj untuk menerima perintah sholat.

Lebih lanjut, Syukur menyampaikan beberapa ungkapan yang sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari, seperti “uruslah sholatmu maka Allah akan mengurus kehidupanmu” dan “kadar rezekimu tergantung dari kadar sholatmu.” Menurutnya, ungkapan tersebut mengandung makna bahwa kualitas sholat sangat berpengaruh terhadap kedekatan seorang hamba dengan Allah SWT.

Ia juga menekankan pentingnya kesempurnaan gerakan dalam sholat. Rukuk harus dilakukan dengan lurus dan tenang, begitu pula ketika berdiri yang harus dilakukan dengan sikap tegak dan penuh ketenangan.

“Gerakan sholat harus sempurna. Rukuk harus lurus dan tenang, berdiri juga lurus dan tenang. Karena itu kita perlu terus meningkatkan kualitas sholat kita,” jelasnya.

Agar dapat mencapai kekhusyukan dalam sholat, Syukur menyarankan agar setiap muslim berusaha memahami bacaan yang diucapkan dalam sholat sehingga komunikasi dengan Allah SWT dapat terjalin dengan lebih baik.

Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan sederhana namun mendalam kepada para jamaah. “Kalau ingin berbicara dengan Allah maka sholatlah. Kalau ingin diomongin oleh Allah maka bacalah Al-Qur’an.”

Melalui tausiyah Ramadhan ini, diharapkan keluarga besar PTA Pontianak dapat terus meningkatkan kualitas ibadah serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam menjalankan tugas dan pengabdian.