Mengetuk Pintu Langit di Bumi Sebalo: IKAHI dan DYK Bengkayang Hadirkan Senyum untuk Anak Yatim di Usia ke-73
![]() |
![]() |
Bengkayang – Pagi yang teduh di Bumi Sebalo ditemani rintikan air hujan menjadi saksi bisu tautan kasih antar sesama pada Selasa (10/3/2026). Mengusung tema agung “Hakim Terpercaya, Rakyat Sejahtera“, para pilar keadilan dari Pengadilan Negeri (PN) dan Pengadilan Agama (PA) Bengkayang merajut tali kasih dan persaudaraan dalam balutan Bakti Sosial. Giat mulia ini diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI).
Langkah kaki rombongan Keluarga Peradilan ini bermuara di Panti Asuhan Hidayatullah Bengkayang. Panti Asuhan yang bernaung di bawah Yayasan Hidayatullah Bumi Sebalo tersebut diasuh dengan penuh dedikasi oleh salah satu Penyuluh Agama Islam di KUA Kecamatan Bengkayang.
Tiga puluh lima pasang mata anak asuh menyiratkan secercah harapan saat menyambut kedatangan rombongan. Sebanyak sepuluh anak menetap di Asrama Panti, sementara dua puluh lima lainnya berjuang di luar panti namun tetap di bawah asuhan Yayasan. Jenjang pendidikan mereka terbentang dari bangku Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga seorang di antaranya telah berseragam Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)..

![]() |
![]() |
Tepat pukul 09.00 WIB, untaian acara bergulir khidmat. Kegiatan dibuka dengan sambutan hangat dari Pelindung IKAHI sekaligus Pelindung Dharmayukti Karini (DYK) Cabang Bengkayang, Anggalanton Boang Manalu, S.H., M.H., yang kemudian disusul oleh Pimpinan Panti Asuhan Hidayatullah, ustad Ali Imron, S.H.I.
Puncak silaturahmi ditandai dengan momen emosional penyerahan tali asih yang diharapkan mampu meringankan langkah mulia Pengurus Panti. Bantuan wujud nyata kepedulian yang disalurkan berupa ragam paket sembilan bahan pokok (sembako) untuk menjamin pemenuhan gizi anak-anak, dirangkai dengan penyerahan santunan uang tunai kepada pihak Pengurus Panti guna mendukung kelancaran operasional harian Panti Asuhan. Amanah kebaikan ini diserahkan langsung oleh Ketua IKAHI Cabang Bengkayang, Lanora Siregar, S.H., M.H. Sinergi kepedulian tersebut dilanjutkan dengan indah melalui penyerahan dari pihak DYK yang diwakili oleh Wakil Ketua I DYK Cabang Bengkayang, Ny. Erni Fatmasari Miftahul Arwani.
Sebagai penyejuk kalbu, Hakim PA Bengkayang, Muhammad Rakhmat Alam, Lc., M.H menyampaikan tausiyah mendalam yang mengupas tuntas firman Allah SWT tentang perintah berinfak. Beliau menititikberatkan bahwa seruan “Yaa ayyuhalladzina aamanu anfiquu mimma razaqnaakum” secara khusus menyapa orang-orang beriman. Imanlah yang melembutkan hati seseorang untuk ringan berbagi. Sebaliknya, iman yang ringkih akan melahirkan sifat bakhil, membuat seseorang merasa berat melepaskan hartanya untuk kaum dhuafa.
Lebih jauh, beliau mengurai keindahan linguistik Al-Qur’an. Kata ‘Anfaqa‘ berakar dari ‘Nafaq‘ yang bermakna jalan tembus atau terowongan. Menyantuni anak yatim, tuturnya, adalah ‘terowongan’ atau jalan pintas tercepat bagi seorang hamba menuju surga-Nya. Begitu dekatnya kedudukan penyantun anak yatim dengan Rasulullah kelak di surga, ibarat lekatnya jari telunjuk dan jari tengah. “Bila menggunakan istilah kekinian, kita bisa jadi bestie dengan Nabi Muhammad di surga kelak. Begitu pula bagi rekan-rekan hakim yang beragama Katolik atau Kristen, amal kasih ini akan menjadikan kita bestie dengan Yesus di surga nanti,” urainya dengan inklusif dan membumi.
Mengakhiri tausyiah, Rakhmat Alam mengingatkan makna ‘Anfaqa‘ sebagai nafkah. Layaknya kewajiban nafkah suami kepada istri dan anak yang sering disidangkan di Pengadilan, harta yang disedekahkan hakikatnya bukanlah milik kita yang diberikan secara cuma-cuma. Harta tersebut adalah hak mutlak kaum fakir miskin dan dhuafa yang kebetulan dititipkan Tuhan melalui kantong rezeki kita.
![]() |
![]() |
Giat mulia di pagi itu akhirnya diparipurnakan dengan ramah tamah dan foto bersama, serta ditutup doa yang tulus nan Ikhlas oleh salah satu anak di Panti Asuhan tersebut. Kegiatan ini tidak hanya meninggalkan jejak senyum di wajah anak-anak Panti, tetapi juga meneguhkan komitmen para penegak hukum di Bengkayang untuk terus mengayomi, menyejahterakan dan memberikan rasa keadilan kepada masyarakat.
Walhasil, melalui kegiatan bantuan sosial ini, IKAHI dan DYK Cabang Bengkayang berharap dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Semangat berbagi tersebut juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi aparatur peradilan untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pencari keadilan.







