Berita Seputar PTA

Harmoni Perpisahan: Pantun dan Lagu Iringi Purnabakti H. Junaidi, S.H. di PTA Pontianak

Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Pontianak dalam acara purnabakti H. Junaidi, S.H., Panitera Pengganti PTA Pontianak yang selama ini diperbantukan di Pengadilan Agama (PA) Sambas. Acara pelepasan ini menjadi momen spesial untuk memberikan penghormatan atas dedikasi dan pengabdian panjang beliau di dunia peradilan.

Acara dibuka dengan semarak oleh duet MC favorit PTA Pontianak, Roman dan Ayu Afrianti, yang saling melempar pantun khas Kalimantan Barat. Gelak tawa hadirin mencairkan suasana sebelum memasuki sesi kesan dan pesan yang emosional.

Dra. Nisa Istantri, Panitera Muda Hukum PTA Pontianak sekaligus rekan kerja lama beliau, menyampaikan sosok Pak Junaidi sebagai pribadi yang sangat murah hati. “Beliau adalah sosok yang rela berkorban demi kepentingan bersama. Selama bekerja dan ditempatkan di wilayah hukum yang sama, banyak teladan yang beliau berikan,” ungkap Bu Nisa. Beliau juga memohon maaf atas khilaf selama bergaul dan mendoakan agar masa pensiun Pak Junaidi menjadi masa yang penuh berkah dan husnul khotimah.

Dalam kata pamitnya, H. Junaidi, S.H. mengakui bahwa perjalanan karier tidak selamanya mulus; ada suka dan duka yang silih berganti. Namun, bagi beliau, dukungan rekan sejawat di lingkungan PTA Pontianak adalah kekuatan utama.

“Momen kebersamaan ini sangat berkesan bagi saya. Saya memohon maaf jika ada lisan atau perbuatan yang kurang berkenan selama ini,” tutur beliau. Beliau juga menitipkan pesan bagi rekan-rekan yang masih aktif agar tetap menjunjung tinggi integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Suasana semakin syahdu saat video kenangan diputar, menampilkan napas perjalanan karier Pak Junaidi dari masa ke masa. Acara kemudian dimeriahkan oleh penampilan PTA Voice yang berkolaborasi langsung dengan Pak Junaidi dalam sebuah persembahan lagu sebagai kado perpisahan yang manis.

Ketua PTA Pontianak, Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., mewakili seluruh satuan kerja di wilayah Kalimantan Barat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

“Kami berterima kasih atas pengabdian Bapak yang luar biasa. Kita tahu jalan pengabdian tidak selalu mudah, banyak godaan dan cobaan, namun Pak Junaidi tetap setia dan tegar hingga garis finis. Semoga segala pengorbanan ini mendapat ridho dan berkah dari Allah SWT,” tegas Ketua PTA.

Acara ditutup dengan prosesi jabat tangan sebagai bentuk penghormatan terakhir dari seluruh hakim dan pegawai, dilanjutkan dengan sesi foto bersama untuk mengabadikan momen perpisahan yang bersejarah tersebut.