Pembinaan di PA Sintang, WKPTA Pontianak Tekankan Integritas, Profesionalitas Petugas PTSP, dan Peran Strategis SDM Muda

(Sintang, 6 Mei 2026) – Usai memastikan kesiapan sarana prasarana dan menguji inovasi layanan digital, Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Suhardi, melanjutkan agenda dengan memberikan pembinaan kepada seluruh hakim dan aparatur Pengadilan Agama Sintang pada Rabu sore (6/5/2026).
Momentum pembinaan ini semakin lengkap dengan kehadiran Tim HATIBINWASDA PTA Pontianak yang sebelumnya telah tiba di Kota Sintang untuk melaksanakan tugas pembinaan dan pengawasan. Sinergi antara pimpinan dan tim pengawas ini menjadi energi positif dalam mendorong peningkatan kualitas kinerja satuan kerja.
Dalam arahannya, Beliau menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian bersama. Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap organisasi resmi Mahkamah Agung, seperti Dharmayukti Karini (DYK) dan Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI), sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan soliditas internal.
Selain itu, ia juga menyinggung program sosial berupa optimalisasi zakat untuk membantu korban perceraian. Program ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata lembaga peradilan terhadap dampak sosial yang timbul dari perkara yang ditangani.
Di bidang sumber daya manusia, Wakil Ketua PTA Pontianak mendorong potensi pegawai muda dan PPPK secara maksimal,serta menempuh pendidikan yang lebih baik. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan serta penempatan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) yang tepat, yakni terintegrasi di layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) agar lebih terjangkau dan mudah diawasi.

Lebih lanjut, Suhardi menegaskan bahwa integritas dan disiplin merupakan fondasi utama dalam menjaga marwah lembaga peradilan. Seluruh aparatur diharapkan mampu menjaga komitmen tersebut dalam setiap pelaksanaan tugas.
Tak kalah penting, ia juga menekankan agar petugas PTSP benar-benar menguasai bidang tugasnya, sehingga mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat pencari keadilan.

Pembinaan ini menjadi penguat bahwa peningkatan kualitas peradilan tidak hanya bertumpu pada sistem, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya. Dengan kolaborasi yang solid antara pimpinan, tim pengawas, dan seluruh aparatur, PA Sintang diharapkan semakin siap menghadirkan pelayanan yang prima dan berintegritas.


