“PTA Pontianak dan Pengadilan Agama se-Kalbar Susun Strategi Anggaran Tahun 2026 Dalam Pelayanan Hukum : Realistis, Terukur, dan Berorientasi Hasil
Pontianak – Pengadilan Tinggi Agama Pontianak melaksanakan Musyawarah Rencana Kerja dan Anggaran DIPA 005.04 Tahun 2026 bersama Pengadilan Agama Se-Kalimantan Barat secara daring pada Jumat siang (15/11/2024). Kegiatan strategis ini dipimpin langsung oleh Ketua PTA Pontianak dan dihadiri oleh Wakil Ketua, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda, Kepala Bagian, serta Kasubbag Rencana Program dan Anggaran. Sementara dari Pengadilan Agama, peserta meliputi Ketua, Panitera, Sekretaris, Panitera Muda Hukum, serta Kasubbag Perencanaan, Teknologi Informasi, dan Pelaporan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian, Haida Rosida Harrisanty, S.Ag memberikan paparan mengenai arah kebijakan anggaran Ditjen Badilag untuk tahun 2026. Paparan tersebut menekankan beberapa poin penting, di antaranya: (1) Pentingnya memperhatikan realisasi capaian kinerja dan anggaran tahun-tahun sebelumnya sebagai dasar penyusunan usulan baseline, (2) Pertimbangan terhadap penerimaan perkara melalui e-court dan penyampaian panggilan/pemberitahuan melalui pos (surat tercatat), (3) Peningkatan target kinerja dan anggaran secara maksimal dalam batas 15% hingga 20%.
Setelah paparan, acara dilanjutkan dengan sesi konfirmasi dan validasi usulan baseline dari masing-masing satuan kerja yang dipandu oleh Kasubbag Rencana Program dan Anggaran, Roni Kurniawan, S.Kom. Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa usulan yang diajukan telah mempertimbangkan data historis, kebutuhan riil, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.

Dalam pengarahannya, Ketua PTA Pontianak, Dr. Drs. H. Firdaus Muhammad Arwan, S.H., M.H. menyampaikan harapan agar satuan kerja dapat menyusun usulan yang realistis dan terukur. “Perencanaan yang baik adalah setengah dari keberhasilan pelaksanaan. Oleh karena itu, kami berharap setiap satuan kerja benar-benar menghitung dan mempertimbangkan usulan yang diajukan,” ujar Ketua PTA Pontianak. Beliau juga menegaskan komitmen PTA Pontianak untuk mengawal usulan-usulan tersebut agar dapat terealisasi dengan optimal.
Kegiatan ini diakhiri dengan semangat kolaborasi yang tinggi antara PTA Pontianak dan Pengadilan Agama Se-Kalimantan Barat dalam menghadapi tantangan dan target kinerja pada tahun 2026 mendatang. Dengan perencanaan yang matang dan kerja sama yang solid, diharapkan dapat tercapai hasil yang maksimal dalam mendukung pelayanan peradilan yang unggul dan terpercaya.

