Pasca Pembinaan Ketua PTA Pontianak, Hatibinwasda di PA Ketapang Tekankan Monev hingga Keterbukaan Informasi

(Ketapang, 12 Mei 2026) – Pasca pelaksanaan pembinaan oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Pontianak, Tim Hakim Tinggi Pembina dan Pengawas Daerah Pengadilan Agama Ketapang melaksanakan ekspose hasil pembinaan dan pengawasan di PA Ketapang pada Selasa (12/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai arahan pimpinan dapat ditindaklanjuti secara konkret di lingkungan satuan kerja. Tim Hatibinwasda terdiri dari Nurjanah selaku Ketua Tim, Renny Susanti sebagai Sekretaris Tim, dan Hardiyanto sebagai Anggota Tim.
Dalam ekspose tersebut, tim menekankan pentingnya pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berjenjang di seluruh lini kerja. Monitoring yang konsisten menjadi salah satu kunci dalam menjaga kualitas kinerja dan memastikan setiap program berjalan sesuai target.

Selain itu, perhatian juga diberikan pada pelaksanaan rencana aksi pembangunan Zona Integritas. Ketua Tim mengingatkan agar setiap kegiatan dalam pembangunan Zona Integritas didukung dengan administrasi yang lengkap, termasuk dokumentasi dan undangan kegiatan sebagai bagian dari eviden pendukung.
Di bidang pelayanan publik, Hatibinwasda menyoroti pentingnya pengawasan terhadap transparansi dan keterbukaan informasi kepada masyarakat. Seluruh kanal informasi, baik media sosial, website, maupun layanan komunikasi lainnya, diharapkan selalu aktif dan responsif ketika dihubungi oleh masyarakat pencari keadilan.
Tim juga menekankan bahwa keberhasilan satuan kerja tidak dapat dicapai secara individual, melainkan membutuhkan kerja sama dan kekompakan seluruh aparatur. Semangat kebersamaan dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan mewujudkan lingkungan kerja yang harmonis.
Tak kalah penting, seluruh hasil temuan pengawasan diminta untuk segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari komitmen perbaikan berkelanjutan di Pengadilan Agama Ketapang.
Melalui kegiatan ini, PTA Pontianak berharap PA Ketapang terus memperkuat kualitas pelayanan, membangun budaya kerja yang solid, serta menjaga komitmen terhadap transparansi dan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.


